Manfaat yang Kamu Dapatkan setelah Konseling

 Sahabat, pernahkah kamu berada dalam situasi membutuhkan seseorang untuk diajak bicara mengenai masalah yang kamu hadapi? Ketika Sahabat sedang mengalami hal tersebut, konseling bisa menjadi solusinya. Konseling menyediakan lingkungan yang aman dan privat bagimu untuk menceritakan masalah sosial, emosional, atau perilaku yang membuatmu tertekan. Selain itu, berikut beberapa manfaat yang dapat Sahabat peroleh setelah melakukan konseling.

 

  1.   Lebih memahami diri sendiri

Selama proses konseling, kamu didorong untuk dapat merefleksikan pengalaman dan perasaanmu. Selain itu, konselor hadir untuk memberikan perspektif luar yang mungkin tidak dapat secara langsung kamu lihat sendiri. Kedua hal ini dapat berujung pada kesadaran diri (self-awareness)—pengetahuan tentang karakter, perasaan, motif, dan keinginan diri sendiri—yang lebih baik.

 

  1. Lebih memahami masalahmu

Konseling membantumu melihat masalah tidak hanya dari satu sisi, sehingga kamu dapat memecahkan masalah dengan lebih objektif. Kamu dan konselor bersama-sama mengembangkan rencana tindakan realistis untuk membantumu bergerak maju dan berkembang untuk mencapai hasil yang kamu cari.

 

  1.   Pikiran lebih teratur dan mampu mengambil keputusan

Menentukan pilihan akan terasa sulit ketika pikiran tidak teratur. Dalam sesi konseling, konselor membantumu menguraikan pikiran-pikiran tersebut secara produktif. Pikiran yang teratur memudahkanmu dalam menentukan prioritas permasalahan mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu, sehingga langkah yang kamu ambil bisa lebih efektif.

 

  1.   Meningkatkan keterampilan komunikasi

Menceritakan masalahmu, terlebih masalah yang dirasa kompleks, tentu bukanlah perkara yang mudah. Oleh karena itu, konsultasi yang kamu lakukan dengan konselor atau psikolog secara tidak langsung telah melatih keterampilanmu dalam berkomunikasi.

 

  1.   Membuatmu merasa lebih baik

Mengeluarkan emosi yang kamu pendam di dalam bisa menjadi pengalaman yang melegakan, seakan-akan ada beban berat dari pikiran yang terangkat. Penelitian oleh University of California menunjukkan bahwa mengungkapkan perasaan kita secara verbal dapat memiliki efek terapi yang signifikan pada otak. Tindakan menceritakan masalahmu—dalam berbagai bentuk: curhat, konseling online, atau menulis diari—dapat meredakan rasa sedih, marah, dan sakit yang kamu rasakan.

 

  1.   Meningkatkan kesehatan fisik

Masalah yang terus-menerus memenuhi pikiran dapat mengganggu keseharianmu, seperti pola tidur yang tidak terjadwal atau tidak nafsu makan. Hal ini kemudian dapat berdampak negatif bagi kesehatan fisikmu. Demikian sebaliknya, ketika konsultasi psikologi mampu meningkatkan kondisi mentalmu, aktivitas harianmu pun tidak lagi berantakan, sehingga akhirnya kesehatan fisikmu juga ikut terjaga.

 

Kini, untuk dapat duduk dan memproses segala emosi yang kita rasakan saja menjadi hal yang sering terlewatkan. Ketika Sahabat memutuskan untuk konseling, kamu telah mendedikasikan waktu untuk memahami perasaanmu. Janji yang kamu buat dengan konselor adalah bentuk komitmenmu untuk tidak lagi menunda menghadapi masalahmu. Anggap waktu yang kamu luangkan untuk konseling, serta manfaat-manfaat yang menyertainya, sebagai hadiah istimewa yang kamu berikan untuk dirimu sendiri dan investasi untuk masa depanmu.

 

Referensi

https://kaleidoscopecounselingpllc.com/5-benefits-of-individual-counseling/

https://www.alustforlife.com/mental-health/well-being/9-key-benefits-of-counselling-and-talking-therapy

https://www.sciencedaily.com/releases/2007/06/070622090727.htm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *